Tempat menemukan berbagai tips menjaga kesehatan badan, Diet sehat, Kesehatan rambut, Kesehatan mulut, Kecantikan, Healthy sex, dan berbagai olahan makanan dan minuman sehat.

Sunday, March 26, 2017

Manfaat dan Resiko Buah Pepaya Untuk Ibu Hamil

Manfaat pepaya untuk ibu hamil sampai saat ini masih menjadi perdebatan yang cukup hangat. Mengingat kandungan vitamin dan kandungan dari getah pepaya itu sendiri. Buah pepaya memang memiliki kandungan vitamin A, B, kalium, dan betakaroten yang sangat berguna untuk tubuh.
Tetapi selama ini satu hal yang memicu perdebatan adalah apakah buah pepaya aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil? Karena selama ini banyak penduduk dari negara - negara asia seperti: Indonesia, Sri Lanka, Bangladesh, Pakistan, dan India yang meyakini bila buah pepaya dapat menyebabkan keguguran. Benarkah?
Picture: Buah Pepaya
Manfaat Makan Buah Pepaya Untuk Ibu Hamil
  • Pepaya matang mengandung beta-karoten, vitamin A, vitamin B, vitamin C dan kalium yang dibutuhkan oleh tubuh.Vitamin A dan C dibutuhkan untuk meningkatkan kekebalan tubuh, sedangkan vitamin B sangat penting untuk pertumbuhan janin.
  • Pepaya berperan dalam mengendalikan dan mencegah sembelit dan bahkan sakit maag. Pepaya membantu untuk mengatasi morning sickness dan kram perut yang umum terjadi selama kehamilan. Kandungan papain dalam pepaya kuning matang juga sangat membantu pencernaan.
  • Pepaya membantu dalam meningkatkan kadar hemoglobin. Kenaikan kadar hemoglobin membantu dalam penyerapan oksigen sehingga akan mengatasi anemia dan masalah pernapasan.
  • Pepaya efektif dalam mengatasi radang usus selama kehamilan.
  • Satu buah pepaya ukuran sedang mengandung 119 kalori, 29,8 g karbohidrat dan 5,5 g total serat makanan.
  • Pepaya kaya akan kandungan gula. Satu pepaya ukuran sedang mengandung sekitar 17,9 g gula. Kandungan gula membantu untuk memberikan energi dan mengatasi kelelahan yang umum terjadi selama kehamilan.
  • Anda juga dapat mengkonsumsi pepaya matang selama kehamilan untuk mengatasi gejala pra dan pasca persalinan.
  • Anda dapat mencampur pepaya matang dengan susu dan madu. Campuran ini berfungsi sebagai tonik dan merupakan sumber nutrisi yang sangat baik untuk ibu hamil dan menyusui. Pepaya memiliki sifat galactagogue yang membantu dalam peningkatan produksi susu.
  • Pepaya memiliki berbagai sifat obat seperti antiseptik alami. Pepaya juga mengandung anti-mikroba, anti-parasit, anti-inflamasi, diuretik, anti-diabetes, anti-hipertensi dan anti-hiperlipidemia. Beragam sifat obat membuat pepaya menjadi pilihan yang sehat.

Resiko Memakan Buah Pepaya Untuk Ibu Hamil
Berikut adalah beberapa alasan mengapa mengkonsumsi pepaya beresiko pada saat hamil:
  • Pepaya mentah atau bahkan semi-matang mengandung lateks yang dapat mengaktifkan kontraksi rahim. Pepaya umumnya digunakan untuk mengobati siklus menstruasi yang tidak teratur. Pepaya dapat menyebabkan kontraksi rahim dan menginduksi persalinan, hal ini mengarah ke keguguran. Getah pepaya memiliki enzim yang disebut papain yang mengaktifkan hormon prostaglandin dan oksitosin yang memperkuat kontraksi persalinan sebelum waktunya.
  • Kandungan lateks dalam pepaya muda juga menyebabkan induksi awal. Lateks ini juga dapat menyebabkan kelahiran prematur dan cacat lahir pada bayi Anda.
  • Pepaya mentah dianggap tidak aman selama kehamilan karena kandungan papain dan pepsin yang dapat memperlambat pertumbuhan dan perkembangan janin Anda. Penelitian laboratorium menunjukkan bahwa mengkonsumsi pepaya atau bagian lain dari tanaman pepaya selama kehamilan, dapat menyebabkan anti-implantasi, peningkatan kemungkinan kerugian pasca-implantasi embrio dan toksisitas.
  • Kandungan papain dalam pepaya muda dapat melemahkan membran penting yang mempengaruhi kelangsungan hidup janin.
  • Pepaya muda juga mengandung edema, yang merupakan zat mirip lateks dan dianggap buruk bagi wanita hamil. Edema ini dapat menyebabkan bercak dan bahkan pendarahan. Edema juga memperlambat sirkulasi darah.
  • Kandungan vitamin C dalam pepaya membantu untuk membangun kekebalan, namun terlalu banyak konsumsi pepaya dapat menyebabkan batu ginjal. Batu ginjal dapat menyebabkan kram perut, yang mana sangat berbahaya selama kehamilan.
  • Pepaya tidak aman selama kehamilan jika ibu hamil memiliki riwayat diabetes gestasional. Pepaya yang sangat manis dapat meningkatkan kadar gula darah Anda

Nah, Dari beberapa dampak buruk yang telah dijelaskan, maka dapat kita tarik kesimpulan bahwa pepaya berbahaya bagi ibu hamil hanya pada bagian tertentu saja. Sehingga disarankan kepada ibu hamil untuk berhati-hati jika mengkonsumsi buah pepaya. Sangat disarankan untuk hanya mengkonsumsi buah pepaya yang benar-benar sudah matang serta bersih dari getah. Hindari sepenuhnya makan pepaya pada saat hamil muda karena selama periode ini, plasenta baru mulai terbentuk dan bahkan sedikit saja lateks dapat membahayakan kandungan Anda.
Wanita hamil harus menghindari makan pepaya, jika ia punya alergi kulit atau pernapasan. Kandungan lateks pada pepaya dan serbuk sari dari pohon pepaya bisa menyebabkan masalah pernapasan dan iritasi kulit. Dan jika ingin mengkonsumsi pepaya, konsumsilah dengan tidak terlampau banyak, dan konsumsilah dengan memperhatikan tingkat kematangan dan kebersihannya.

Tips Memilih Pepaya
  • Lakukan pemeriksaan warna, tekstur dan aroma.
  • Pepaya harus berwarna segar (tidak hijau dan tidak kusam).
  • Pilih pepaya yang berwarna penuh kuning dan merahnya.
  • Sebuah pepaya tidak seharusnya berbintik-bintik atau memar-memar.
  • Cobalah untuk meremas pepaya untuk memeriksa kematangannya.
  • Pepaya matang akan terasa lembut jika disentuh.
  • Anda dapat mencium aroma pepaya pada bagian dasarnya dan membeli yang beraroma manis.
  • Pepaya akan cepat matang jika disimpan pada suhu normal.


Share:

0 comments:

Post a Comment

Recent Posts